JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian mengindikasikan aksi penembakan yang dilakukan sekelompok orang tidak dikenal di kawasan PT Freeport, Timika, Papua, dilakukan oleh anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM). Namun, keterlibatan OPM dalam penembakan itu masih dalam penyelidikan dan belum dapat dipastikan.
"Apa (pelaku) itu OPM, belum. Tapi indikasi ke arah (OPM), iya," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Eduard Aritonang di Mabes Polri, Senin (25/1/2010), ketika ditanya apakah aksi penembakan itu dilakukan oleh anggota OMP.
Eduard menjelaskan, aksi penembakan pada Minggu (24/1/2010) pagi itu hampir sama dengan aksi penembakan yang dilakukan anggota OPM selama ini. "Mereka kan sering melakukan penyerangan seperti itu. Dari kasus yang terungkap, modus atau cara-cara (penembakan) seperti itu," jelasnya.
"Kita intensifkan kekuatan di sana dan lakukan pengejaran. Kita lalukan penyisiran di lokasi penembakan dan tempat lain yang diduga menjadi tempat pelaku bersembuyi. Kita tidak nambah kekuatan personel di sana. Sementara kekuatan di sana cukup," tutur Eduard.
Seperti diwartakan, sekelompok orang bersenjata tak dikenal menembaki rombongan yang menggunakan dua bus dan empat mobil saat melintas di Mile 60 dalam perjalanan Tembaga Pura-Kuala Kencana. Dalam insiden itu, 9 orang terluka, 4 di antaranya polisi, 4 lagi warga sipil yang dua di antaranya adalah warga negara asing.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang